Pak Bupati Gunung Gedeku.. IV

Dengan amarah yang membara.... adul/chandil segera menyemprot ptoen,ucup, dan gundhol yang bertumpuk2 di ruang tamu. Mereka bertiga terbangun karna kaget adul telah menyemprotkan air pada dirinya.

p toen segera lari mengambil selembar selimut dan menuju kamar mandi dan mengunci rapat2 pintunya. Sehingga tinggal ucup sama gundhol yang telanjang berhadapan sama adul.

"Cinta, sungguh tega dirimu bermain di belakangku!" tanya adul sambil menangis terisak-isak

"aduh, dull.... bukan maksudku mempermainkanmu setelah apa yang terjadi semalam." jawab gundhol
"aku dipaksa untk melayani napsu bencez sialan itu , dul. sungguh aku nggak bermaksud mempermainkanmu!" lanjut gundhol

"Halah.... jangan asalan, sekarang kamu ikut aku ke salon untuk crembath. dan jangan sekali2 berhubungan lagi sama bencez sialan itu!!!! MENGERTI!!!!!?!?!?!" sahut adul.

"baik cin, maapkan diriku yang telah khilaf ini! baiklah mari kita ke salon." jawab gundhol

Ucup pun diam melihat dirinya ditinggalkan di rumah bencez sialan itu oleh adul dan gundhol.

setelah ditinggalkan oleh gundhol dan chandil,,ucup bergegas mencari-cari pakaiannya.
dicarinya kesana-kemari namun tidak ketemuh juga..

"jan**k,,neng ndi yo klambiku??" umpat ucup dalam hati.tiba² terdengar suara pintu terbuka... ( kreeettekkkk.... ) .


Dan ternyata adalah pintu kamar mandi dimana p toen tadi bersembunyi dari amukan chandil. Dengan senyum malu tapi mau (  maluw maluw maluw ) p toen berkata pada ucup. "Apa ini yang kamu cari sayanx??" ujar p toen sambil menyodorkan pakaian ucup.seketika ucup kaget dan berkata "lho,,koq bisa ada d kamu??"

kemudian p toen berkata pada ucup "kalo ayanx mau ini balik,,sini dulu donx....

"ucap p toen penuh manja.apa mau dikata,,dari pada pulang bawa mobil Mercy N70 tapi telanjang,,ucup pun menuruti perkataan p toen dan berjalan masuk k kamar mandi.
Setelah pintu kamar mandi di tutup terjadilah ronde kedua,pertandingan yang seimbang,,alias 1 lawan 1.

hanya sayup² suara 2 insan manusia yang sedang d mabuk cinta yang terdengar dari balik pintu kamar mandi p toen. Tak terasa sudah 2 jam "pertandingan" mereka berlangsung.
Namun akhirnya,,ucup keluar lebih dulu.ucup berjalan tertatih-tatih sambil berkata "gilllaaa....liar bgt maennya". Kemudian d susul oleh p toen yang berjalan tegap d belakangnya.

seraya mendekati ucup yang sedang istirahat,,p toen berbicara pada ucup.

"yEy hebat bgt deh boooooo'...bisa puasin eXe..." ujar p toen manja sambil memeluk ucup.
"iya,,km juga hebat koq cay.." ucap ucup seraya mengecup manis kening p toen..
"udah agak sianx ni cay,,sini'in baju A'a..kan A'a mau kerja.." kata ucup.

iya A'a ku sayang,,,ini bajunya..." kata p toen mesra.. maluw maluw love

kemudian ucup berpamitan dan sekali lagi mengecup kening p toen penuh perasaan sayang,,cinta,,dan arti.

bergegaslah kembali ucup menuju kantor dg Mercy N70 nya..

Sore harinya...

Gundhol  sambil ditemani segelas kopi duduk santai di beranda rumahnya.
sambil menatap langit yang mulai gelap...
Gundhol teringat akan suatu hal yg penting yang harus segera dia lakukan.
yaitu mengobati penyakit hermafrioditnya yang mulai menjadi-jadi.

Dia bingung siapa yang akan dia ajak untuk melakukan ritual khusus yang disarankan oleh master hermafrodit "pardi". Gundholpun segera meraih handphone nya yang berchasing pink itu dan mulai menelpon teman2nya yang juga terjangkit penyakit hermaprodit. Tapi tidak ada satupun yang mau menemaninya untuk melakukan Ritual yang Memalukan dunia persilatan itu, yaitu berlari mengitari aloon-aloon sambil bertelanjang ria.

Dia mulai frustasi dan tak sadar dia melempar handphone pinknya ke kolam ikan wader miliknya.
Saat itu juga tiba-tiba pardi datang dengan membawa oleh-oleh. Pardi memberi Gundhol sekantong botox sembu'an yang baunya tiada tara itu.

"Gun, nih tak kasih botox sembu'an kegemaranmu." kata pardi.
"wah par, makasih banyak yah.... tau aja makanan favoritku." sahut Gundhol.

"mmm Gun, kok tumben mukamu kok masam? lagi dapet yaaa???? Mringis" tanya pardi sambil mrenges kaya' tikus.
"nggak kok par, saya bingung nggak ada teman yang mau menemani buat ritual menghilangkan kutukan hermaprodit spt yang kau sarankan." jawab gundhol.

"wah..... penyakit hermafroditmu itu belum parah Gun. harus cepat2 di obati. Nggak kaya' saya.....hermafrodit di diri saya ndak bisa terobati lagi. makanya orang2  menyebut saya master hermafrodit." ujar pardi.

"Saya bingung bgt Par, ga ada satupun teman yang mau menemani saya. mungkin mereka enjoy dengan kehermafroditannya." sahut Gundhol.

"Mmmm....... baiklah kalau begitu. Saya bersedia menemanimu untuk melakukan Ritual itu."kata pardi sambil membuka seungkus botox sembu'an yang dibawanya tadi.

"Beneran kamu mau menemaniku par????"kata Gundhol. " Kamu memang sahabat ku yang paling baekkkkkkk deh...... !!" lanjut Gundhol sambil memeluk Pardi yang lagi asyik makan Botox sembu'annya.

"gpp Gun, kalau kamu senang , sayapun juga ikutan senang. Mm,mm... kalau begitu nanti jam 7 malam kita mulai ritual mengusir kutukan hermafroditmu. Oke?!?!?" ujar Pardi.

"Okelahh....... ntar malem, kamu saya jemput yah ?!?! "
tanya Gundhol

"Siap say!" jawab Pardi.
..................

Pukul 18.50 WIB, Gundhol mensater Vespanya menuju rumah pardi. Ternyata Pardi sudah menunggunya di depan  gerbang rumahnya.
Dan mereka berdua menuju ke alon-alon sambil membawa keperluan untuk ritual yang telah dipersiapkan Pardi jauh-jauh hari.
Setibanya di alon-alon...mereka memarkir Vespanya di depan pendopo agung.
Dengan perasaan deg-deg an... pardi dan Gundhol berjalan ke pohon beringin .

Pardi meletakkan peralatan yang akan digunakannya di tanah. dan mulai melepas pakian yang menempel pada dirinya.

"par, kita mulai sekarang?" tanya Gundhol dengan terbata2 karna grogi.
"iya Gun, cepat kamu lepas pakaianmu semuanya. atau perlu saya lepasin?" jawab Pardi seraya mengerling pada Gundhol.
"Oke... akan saya buka!" sahut Gundhol

Semenit kemudian mereka sudah telanjang bulat tanpa ada satupun benang yang menempel. Pardi mengeluarkan kotak yang sengaja dia bawa untuk melakukan ritual ini. Kotak itu berisi minyak yang baunya menyengat sekali. spt bau Amis yang sungguh menyengat. Bahkan baunya terecium sampai radius 1km.

Pardipun mengoleskan minyak itu ke tubuhnya dan ke tubuh Gundhol dengan pelan dan penuh napsu. Enah apa yang ada di pikiran Pardi saat itu. Gundhol pun diam sambil menahan napas karna sangat terganggu dengan bau minyak yang dioleskan di tubuhnya itu. Selain itu, gundhol juga merasa terangsang akan gerayangan Pardi di tubuhnya yang seraya menuju bagian sensitifnya.

beberapa menit kemudian Mereka berdua memulai Ritual pengusiran kutukan penyakit Hermafrodit.

Mereka berlariiiiiii mengelilingi Alon-alon sambil bergandengan tangan. Mereka tidak menghiraukan kalau dirinya ditonotn banyak orng yang sedang ada disitu.

-------------------------------------bersambung----------------------------------

Comments

Popular Posts