Ketika perjalanan itu....

Ketika perjalanan itu telah mencapai titik akhir, semua tak terasa melelahkan. Panas terik sinar sang surya menambah semangat untuk terus tetap berjuang. Melalui tulisan ini ingin saya sampaikan, betapa indahnya setiap perjumpaan. Tak pernah ada rasa menyesal dapat mengenal orang-orang hebat disekitarku. Berbagi kisah kehidupan mereka merupakan ilmu tersendiri buat saya pribadi, sekalipun itu kisah menyedihkan. Entah mengapa saya merasakan tersentuh, ketika ada kenalan yang saya anggap sahabat atau saudara sendiri bercerita tentang apa yang sedang dia alami.loveadalahcinta

Mereka pun bercerita dengan sangat terbuka, seolah saya sebagai orang yang mampu dia percaya untuk menjaga rahasia ceritanya. Tentu saya sangat merasa terhormat, masih ada orang yang percaya akan tampang saya yang culun ini. Hmmm, mereka awali dengan perkenalan yang singkat, saya mungkin bisa membaca karakter seseorang dalam menyampaikan informasi atau kisahnya kepada saya. Pandangan mata, penekanan ucapan, penggunaan gerak tubuh dan sebagainya. Bagi saya, apapun yang akan mereka lakukan itulah keadaan dia sebenarnya.

Beberapa waktu yang lalu, saya dikejutkan dengan cerita yang menurut saya sangat membuat kerut dahi atas. Ketika keringat dingin telah menetes di kening, saat itulah kekuatan perasaan mulai tumbuh, seakan tak kuasa untuk segan menolak apa yang dia sampaikan saat itu. Siapa dia?? Apa hubungannya dengan saya???

Mungkin itu pertanyaan terbesar sebagian besar pembaca arikel singkat saya ini. Bukannya mencari masalah atau ikut campur urusan orang lain, tapi ini terjadi dengan tiba-tiba. Dia mendapatkan kontak saya dari salah satu account internet. Lalu memulai perkenalan via Yahoo Messenger, dia berucap salam dan perkenalan singkatpun terjadi. Dengan sedikit berbasa-basi, dia mulai bertanya tentang sebuah kota di Propinsi Jawa Timur itu. Meski saya sudah mencoba untuk menjaga jarak pembicaraan, dia pun masih bercerita tentang kehidupannya sekarang. Seperti menanam jagung di padang pasir, bilapun ada sumber mata air perlu jarak 300 Km untuk medapatkannya. Hamparan debu panas menjadi masalah utama dalam perjuangan mencapai kesuburan jagung itu. Nah, akhirnya dia semakin panas dan menggebu-gebu menyampaikan ceritanya. Saya pun tak mau kalah menanggapi ceritanya. Melalui kontak YM, dia tak puas hanya bercerita lewat kata-kata tulis, akhirnya dia menawarkan untuk bercakap-cakap lewat voice call.

Bersambung.

Comments

Popular Posts