Pengalaman kehilangan motor dan helm kesayangan I

Pada kesempatan ini, saya ingin berbagi dengan temen-temen seputar ketelitian dan bagaimana mengamankan barang yang anda sayangi tetap terjaga dengan baik. Mungkin bukan hal yang penting akan keseharian saat hari Jum’at itu. Semua aktivitas berjalan seperti biasanya. Mulai dari bangun siang hingga berangkat menuju kota untuk melaksanakan tugas, sekedar mencari apa yang bisa di posting dan dipublikasikan kepada pecinta dunia internet sekalian. Dengan mengendarai motor prabikan Jepang, saya siap untuk menuju Kota. Semangat untuk terus tetap berjuang dan bertahan adalah motivasi terbesar saya dalam menghadapi tantangan bisnis yang semakin global ini. Berkenakan pakaian Warok lengkap dengan peralatan ‘tempur’ siap beraksi dengan tujuan mendapatkan karya yang sangat fantastik luar biasa….. hehehhehe

Kenapa saya sangat antusias berbuat seperti ini???

Apakah ada pengakuan ataupun nilai yang akan didapat??

Hmmmm, saya bingung menjawab darimana. Karena apa yang saya lakukan benar-benar dari keinginan untuk bisa berkarya sesuai dengan kemampuan.

Untuk diperhatikan, selalu waspada dan hati-hati bila memakirkan kendaraan motor anda. Waktu itu sengaja berencana hadir di salah satu acara Pemkab Ponorogo yaitu Pameran Keris yang bertempat di gedung Bappeda. Kejadian saat itu pukul 17.00 WIB saya datang di sebuah toko pakaian wanita sebelah utara alon-alon kota Ponorogo, kebetulan yang punya toko adalah tante ku, jadi bisa sering mampir kalau sedang di Ponorogo. Berhubung toko masih baru, persiapan penataan isi dan dekorasi saat itu tengah di selesaikan oleh tante dan om. Akhirnya motorku saya parkir di depan toko tersebut, lanjut memasuki toko pakaian yang bernama Butik Women tersebut. Nampak olehku property pajangan masih belum rapi, rak-rak pakaian juga masih belum ada isinya. Sekitar 10 menit kemudian saya meninggalkan toko dengan alasan mau ngeliput acara di belakang. Saya pun langsug berlalu meninggalkan toko tersebut. Mungkin saya yang lupa atau memang kejadian hari itu sangat aneh dan membingungkan. Sebelum kesana baiknya saya lanjut cerita nya…..

Lima menit kemudian saya sampai di sebuah gedung yang terpampang spanduk PAMERAN SENJATA PUSAKA DALAM RANGKA PERINGATAN HARI JADI KOTA PONOROGO KE-513. Kaki saya pun kemudian langsung memasuki ruangan pameran, didalam gedung nampak olehku puluhan senjata pusaka terpajang rapi mengelilingi ruangan. Tapi langkah kaki saya terhenti oleh petugas penjaga pameran, tas harap dititipkan di tempat yang sudah disediakan (menunjuk 4 buah kursi).

Seperti di tempat yang lain, kamera sebagai perlengkapan untuk dokumentasi selalu yang utama. Kemana langkahku kamera itu hampir tidak pernah absent menemani. Mungkin sekitar 40 – 60 menit kameraku mengintai senjata yang sangat luar biasa di ruang pameran. Setelah itu saya mencoba online dari sebuah netbook yang kemarin dapat pinjeman dari Om Erick. Nah, kebetulan di dalam gedung fasilitas WiFi cukup tersedia dengan mudah. Tak menunggu lama, ID YM langsung online menyapa teman-teman yang ada di list friend ku. Tiba-tiba mataku tersorot ke sebuah ID yang menulis status sedang pameran di Sasana Praja. Hmmm, sempat berbincang-bincang sambil ngomong ngalor-ngidul. Akhirnya diriku sepakat untuk meluncur ke lokasi pameran di Sasana Praja. Sesampainya di dalam Sasana Praja, kedatanganku disambut oleh seorang SPG yang menawarkan jasa pengiriman Tenaga Kerja ke luar negeri. Hahahahaa… untuk SPG nya lumayan manis, jadi masih menerima waktu ngobrol. Dasar Pardi ini orangnya kalau ketemu dengan gadis yang manis pasti menyempatkan sedikit waktunya untuk sharing dan berbagi. Maklumlah kesempatan ngobrol tak datang sekali tapi berkali-kali. Setelah ngobrol tentang bagaimana caranya kerja ke luar negeri, saya pun langsung menuju ke stand paling timur Sasana Praja. Disana sudah menunggu pameran Laptop, ownernya yang barusan chating lewat YM sewaktu saya di gedung Bappeda. Sambil sedikit wawancara ngetan-ngulon, akhirnya sempat menjepret juga pajangan laptop-laptop murah dan berkualitas tersebut. 5 menit kemudian saya meninggalkan lokasi pameran Laptop.

Saya masih penasaran dengan fasiltas hotspot di area pemerintahan Ponorogo. Belum selesai penasarannya, saya pun kembali mampir di gedung Bappeda. Sambil menyalakan netbook, tiba-tiba ada seorang bapak menghampiriku. Bapak yang berusia sekitar 65 tahun tersebut menanyakan nama dan alamat rumah saya. Saya pun menjawab apa yang ditanyakan beliau. Tak ingin terjadi kecurigaan tentang maksud saya, saya pun mengajak bapak ngobrol tentang profesi dia sebagai penjaga gedung. Dia bercerita telah bekerja di Pemkab Ponorogo sudah hampir 40 tahun. Ditengah obrolan saya dengan bapak itu, tiba-tiba datang SPG lagi…. Eh tapi kali ini ada SPG yang cakep-cakep menawarkan produk rokok. Dengan berpakaian merah kuning keemasan, mereka berdua mencoba mencuri hatiku oeh mencuri hatiku dengan produk rokoknya. Hehehe….

Awalnya diriku jaim menaggapinya,

lha rokok saya masih banyak loh mbak. Masak harus beli lagi???

Mbaknya pun tersenyum sambil terus membujuk, mas nanti kalau beli dua rokok gratis 1 korek gas cantik (seperti mbaknya, sambil ngejek….) hehehhee

Wah, akhirnya aku terpikat dengan tawaran yang menghangat itu…. Wkwkwkkw

Akhirnya saya beli dua rokok, satu buah untuk bapak penjaga gedung tadi.

Kami pun melanjutkan obrolan sama mbak SPG itu, sambil duduk di sebelahku dia bertanya profesi apa yang tengah saya kerjakan….

Wah, saya cuma seorang pemerhati acara seni dan budaya di kota Ponorogo saja nie mbak. Tak ada media khusus yang menggaji profesi saya. Lha namanya sudah hobi, mau bagaimana lagi urusan uang nomer sekian. Yang penting bisa happy dan kenalan sama mbak e…. hehehhee

Wah, waktu itu saya ga menanyakan nomer hape atau alamat dia tinggal. Salah satu kesalahan kecil mungkin yang seharusnya penting di tanyakan. Hahahhaa….

Namanya Meilani, dia ketikan di search FB ku… owh,,, ternyata namanya mbak Meilani….

Sampai akhirnya 2 SPG cantik itu berlalu meninggalkan kami berdua, salam kenal dan sampai jumpa lagi yah mbak…. Teriakku seiring kepergian mereka…..

Bersambung.

Comments

  1. walah..ndang diteruske pak,,,wakaka..kok jadi melu penasaran aku yo,, :))

    ReplyDelete
  2. sabar yah beib... hayah....
    ntar di teruskan...

    ReplyDelete
  3. waduh critane cutel kayok sinetron ae lo pak kok bersambung

    walah penasaran jadi na

    jian ra mekakat fb ne upu pak shade dungk... :D xexexe

    ReplyDelete
  4. sik kang... arep tak tambahke tapi sik bingung....

    ReplyDelete
  5. Iki sing diceritakne neng ambalwasa krc kae ta?hihihi

    ReplyDelete
  6. [...] Akhirnya bisa menyambung kembali cerita sebelumnya, mungkin sudah 1 tahun yang lalu. Bagi anda yang belum membacanya, silakan kunjungi di sini. [...]

    ReplyDelete
  7. iya mas. cerita kehilangan motor kae.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts