Pelarian CINTA

Menangis, tertawa dan mati.

Apakah di dunia ini hanya ada 3 (tiga) unsur di atas???

Ada sebuah kisah menarik yang saya temukan disekitar, saat keindahan memiliki hati dan perasaan seseorang. Perjalanan kisah kasih dua insan yang sedang terpanah asmara itu, kontan memanas seperti aspal sedang dihangatkan. Percakapan berkurang, semangat hidup berubah, mudah menyerah, menjadi arogan, ingin menunjukkan sosok sebenarnya, dan apapun itu.

Manusia seperti boneka mainan cinta, disaat semua terasa mengikat perasaan dan jiwa. Sudah tidak lebih dari satu cerita tentang peristiwa tragis di sekitar kita. Mulai dari menyengsarakan orang terdekatnya, menyiksa diri, melakukan kegiatan yang beresiko terhadap orang lain bahkan mengakhiri hidup dengan cara yang sangat tidak wajar!!!

SHITTT!!! BODOH KALIAN!!!

Kenapa harus melakukan hal seperti itu??? apakah tidak cukup?? kurang bahagia??? atau merasa seperti tidak ada semangat untuk bisa hidup tanpa sang mantan itu???

NAJISSSSSSSSSSSS KALIAN!!!

Menapaki hati seseorang merupakan harapan besar untuk bisa mendapatkannya, di saat kata-kata AKU SAYANG KAMU terucap akan semakin membuat perasaan semakin membumbung tinggi. Tapi beda urusannya, jika kita mendapatkan penghargaan lain dari apa yang pertama kali kita ucapkan. Kata sayang berubah menjadi sebuah petaka besar, tiba-tiba menjadi hambar dan tak berasa untuk merasakan segarnya es oyen. WOW, ini fenomena yang terjadi di masyarakat.

Pelarian cinta kadang menjadi salah satu faktor penyebab dalam peristiwa di atas, ibarat tanaman baru tumbuh lalu disiram dengan pupuk dan ditabur air setiap hari, secara otomatis tanaman itu akan segera tumbuh dengan cepat dan semakin cepat. Tapi semuanya itu secara tiba-tiba berubah menjadi sebuah petaka, disaat tanaman sudah mulai berbunga dan telah tampak bakal buah, terdengar suara gemuruh mesin pemotong kayu disekitar tanaman itu.
DAN AKHIRNYA...................................................................................................................Tanaman indah itu mengerang kesakitan.... tanaman itu tak berdaya menahan tajamnya mata mesin potong kayu itu saat mengenai sebagian batangnya.

Tapi semua terhenti setelah sebuah besi kecil menghadang laju mata mesin potong itu. Besi yang memang sudah ada sejak tanaman itu mulai beranjak tumbuh. Berharap besi itu menjadi sandaran ketika ada goncangan angin ataupun pengganggu lain untuk tetep bisa tumbuh semakin besar!!! Usaha keras dari sang pemotong untuk menaklukkan tanaman itu semakin kejam, semakin tajam mengasah mata mesin potonnya. Tetapi besi kecil membuat tanaman itu tetap tumbuh walau erangan sakit terdengar jelas disekitar.

Hingga akhirnya sang pemotong kayu itu menyerah karena kekuatan besi kecil itu, sang pemotong kayu itu tak lain dan bukan adalah penanam sekaligus perawat tanaman disaat pertama mulai tumbuh. Sungguh sayangkan, apa yang ditanam dan jumlah tenaga pikiran untuk harapan buah manis dari usahanya, dipotong!! Dirobohkan untuk bisa menanam kembali tanaman baru. Tak tahu apa maksud dan tujuannya, yang jelas sebuah usaha murahan untuk melampiaskan kegundahan hati sang penanam dan pemotong tanaman itu tidak berhasil merobohkan tanaman itu.

Sebuah penghargaan kepada anda yang telah mampu bertahan dan berjuang kembali, semua tidak ada yang sia-sia. Setiap kegagalan akan menjadi pelajaran terbesar setiap jejak langkah anda, pandanglah lautan jauh kedepan, apa yang akan anda lihat??? sebuah pulau?? sebuah kapal?? sebuah negara baru??? atau sebuah bendera???

Masih banyak ruang dan waktu untuk mendapat kebahagiaan, rasakan tempat yang indah di sekitar anda. Saudara, kerabat, sahabat dan orang kepercayaan anda adalah tempat yang tepat untuk berbagi keluh kesah. Semoga apa yang menjadi kegundahan hati anda saat ini, hanya sebagai tiupan anda disaat menikmati indahnya pemandangan.

Rasakan indahnya... Rasakan nikmatnya....

SELAMAT TUMBUH BESAR LAGI!!!

SEMANGAT!!!!

SALAM SUKSES SELALU!!!

Comments

  1. Dewa 19 deh kayaknya nie... hehehhe
    makasih mas Arifudin, sampun mampir.

    ReplyDelete
  2. itulah cinta.....gak ada yang pernah tahu arti sesungguhnya,,,,
    sering bermain cinta,,,,,,kehancuran yg didapat.......
    tertawa lah sang pria....
    bisa menghancurkan,,,,,,,,
    dan menangislah bunga dipinggir jalan...karena akhir dari pemain cinta...
    kwaakakwkwakk,,,,,,kwaaalk

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts