Makan sambil ngadem di ngedam

Pagi ini sekitar pukul 10.00 WIB, kembali menggelar sebuah tradisi kuliner yang sering kita adakan.

[caption id="attachment_593" align="alignleft" width="300" caption="Makan sambil ngadem di ngedam"][/caption]

Tapi kali ini formasi baru dan team yang ikut pun ada yang baru. Wajib rasanya untuk mengicipi sebuah menu dan warung baru di kota POnorogo. Selama ini, mungkin sudah banyak warung yang saya singgahi bareng team "berani tertawa" ini. Ada seorang team yang datang mengajak menjarah sebuah warung di tepian DAM Cokromenggalan, kebetulan tempatnya tidak jauh dari markas kami. hahahhaa, kenapa kok menjarah??? ah itu hanya kata-kata buatan kami saja.

Biasanya, kalau ada si Dannes makannya ga pernah sedikit. Semua makanan yang ada didepannya pasti habis, ya paling tidak tersisa sedikit sekali... maklum tu anak doyan banget yang namanya makan. Untung hari ini dia kebagian jaga markas, jadi dia tidak menghabiskan jatah menu team yang lain. hahahahah

Baiklah, berangkatlah kami menuju warung tersebut. Dengan mengendarai 2 buah kendaraan, kami melesat jauh ke lokasi dengan gegap gempita... halah... maksudnya kelaparan kali yak??? ya mungkin begitu.

Kurang lebih 5 menit dari markas, kami tiba di warung itu disambut dengan sebuah spanduk besar bertuliskan nama warung tersebut.

Ini dia penampakkannya...

[caption id="attachment_592" align="alignright" width="300" caption="Warung Ngedam Ngadem"]Warung Ngedam[/caption]

Ops... sebelum menuju ke warung, saya dan afif mampir sebentar ke gang sate. Sebuah gang perkampungan usaha sate di Ponorogo. Hampir semua masyarakatnya adalah pengusaha kuliner sate. mampir sebentar, pesan 50 tusuk lalu ditinggal... ntar balik lagi...

langsung menuju ke lokasi warung tadi...

Setiba di lokasi, saya ditawarkan dengan menu makan yang menurut saya aneh dan mungkin hanya ada di warung ini. Es Ngedam-Ngadem, Es Kali Banjir, Nasi Gurih + Ikan Kali, Nasi Orak-arik dll...

[caption id="attachment_598" align="alignleft" width="111" caption="Daftar Menu"]Daftar Menu Warung Ngedam Ngadem[/caption]

waktu saya tanyakan minuman jenis apa dan isinya, mas pelayan warung ini cuman bilang kalau ini hanya minuman saja. Maksudnya ga ada isi atau ampasnya. "ya cuman gitu aja mas...." hahahhaha tawa saya dan teman-teman.

Ini warung mempunyai umur belum genap 2 bulan, lumayan lah dengan pelayanannya.

Menurut penilaian saya, warung ini lokasinya cukup nyaman, Adem, terletak di persimpangan jalan antara Cokromenggalan dan Perumahan Kertosari menambah lalu lintas orang cukup padat. Kalau pengalaman saya waktu masih SMP, lokasi ini masih menjadi tempat bolos sekolah. Hahahah... *mbolos kok ke DAM toh mas mas...!!!

Atap bangunan ini berbahan dari seng, yang mungkin saat panas akan membuat berkeringat mengucur dan waktu hujan akan membuat suara gaduh. Saran saya sih, mendingan memakai atap dari ijuk/daun lontar. Selain lebih murah, pasti nuansa tradisionalnya akan menjadi nilai tambah buat warung beserta isinya.

Langsung saja saya memesan minuman khas warung, yaitu kopi. Eh ada lagi nih, pesan makan nya deh mas. Sama dengan mas e ini aja, tadi pesan apa??? Nasi ikan kali atau Nasi Ikan Sungai, yang benar pengejaannya??? sama aja ah!!! hhihihi maklum orang Indonesia pandai mengimprof apapun.

Sambil menunggu pesanan saya dateng, kami sempat mengobrolkan banyak hal tentang perkembangan informasi di media. Mulai dari kasus bank Century, Ular Naga di Kalimantan, Petani asal Sulawesi mendapat transferan uang trilyunan, dan menikah usia muda menyebabkan kangker. wow... perbincangan kita cukup hangat. Meskipun kita bukan pengamat politik atau praktisi hebat Indonesia, kami merasa sebagai pemuda wajib mengikuti apa yang terjadi di sekitar kita.


Selang beberapa menit, pesanan kami datang. horeeee....


dan ini lah penampakannya....




[caption id="attachment_599" align="aligncenter" width="300" caption="Nasi Gurih + Iwak Kali"][/caption]

[caption id="attachment_600" align="aligncenter" width="300" caption="Iwak Kali"][/caption]

Eh ada yang ketinggalan nieh!! Sebelum makanan ini tadi nyampe, mas pelayannya sudah menyajikan tempe goreng setengah matang plus sambel kecap.

ini dia penampakannya...




[caption id="attachment_601" align="aligncenter" width="300" caption="Tempe Goreng setengah mateng??"][/caption]

[caption id="attachment_602" align="aligncenter" width="300" caption="Nyicipi Tempe"][/caption]

Dengan sambel kecap, makanan yang satu ini cukup menggugah seleraku.. hhohohoho...

[caption id="" align="alignright" width="300" caption="antena TV KABEL"]antena TV Kabel[/caption]

Selain menyajikan menu makanan diatas, warung sederhana ini menyediakan layanan TV kabel.

Menurut pelayanannya, setiap malam minggu atau ketika ada pertandingan sepak bola, cukup banyak pengunjung yang mampir ke mari. Kalau yang ini menurut saya cukup bagus lah. Apalagi seukuran warung sederhana. Pokoknya tambah komplit aja nie usaha!!! semangat yah Mas dan Mbak!!!

Warung Ngedam - Ngadem juga dilengkapi dengan fasilitas toilet. Jadi jangan takut bila anda sewaktu-waktu membutuhkannya... hahahhaha

Akhirnya, kami kenyang.... hahahhahaa ternyata cuaca sedang tidak ok nieH!!! tiba-tiba mendung datang dan menumpahkan air hujan cukup deras!! owh yeeeah!!!! GREAT !!!

Bakalan makan sore di sini nieh, tambah Fuad. hahahhaa

Padahal si Afif ada rencana berangkat hari ini ke Solo lalu ke Semarang. Yah... mau ga mau harus menunggu sedikit waktu hingga air hujan reda.

Comments

  1. weh ketoke kuk enak ngunu lo kang, ra ngajak2 kieh,,,,

    ReplyDelete
  2. wah perlu dicoba iki kang nyam-nyam.... ;)

    ReplyDelete
  3. Lah iki cedak omahku, sing nduwe yo tonggoku. Tp ora tau teko rene. wkwkwkw

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts