Berpenampilan VULGAR

Awalnya semua terjadi karena sebuah fakta dan realita. Melalui jalan tak bertuan, mencoba merasuk menembus sukma. Ribuan air mata jatuh membasahi tanah dimana kakiku berpijak. Hai orang yang merasa dirimu bijaksana, sudah selayaknya menjadi panutan bagi sekelompok manusia yang lain. Karena, sesuatu yang enak berawal dari sebuah barang belum tentu mahal. Coba lihat sejenak dan rasakan, betapa nikmatnya makanan tradisional yang bernama Gethuk dan Jemblem itu. Makanan pedesaan yang kerap kali kita jumpai di sudut pasar sekitar. Bagi orang kota, makanan sederhana itu mungkin tidak ada artinya, atau bahkan sama sekali tidak ingin mencicipinya.

Emang sih, itu tidak dikonsumsi oleh mereka yang mempunyai konstruksi usus yang rata. Maksud disini dengan usus yang rata adalah biasanya orang kaya jarang sekali merasakan makanan berbahan keras semacam singkong. Bila pernah muda di tahun 1980, ada sebuah lagu yang dinyanyikan oleh gombloh yang berjudul "anak singkong" bau kingkong halah...

Kembali kepada permasalahan sebelumnya, topik saya hari ini adalah tentang makanan yang sering diabaikan oleh sejumlah orang. Ya... Memang sih itu makanan tidak semewah Pizza atau Burger moyones. Tapi bagi saya, menikmati makanan sederhana itu lebih aman dan bebas penyakit. Ops... Belum tentu. Belum jaminan dari dinas kesehatan bagaimana tingkat kebersihan dari makanan sedehana atau yang sering disebut Jajanan Pasar.

Tapi begini, bagi mereka yang sering makan begituan pasti lebih sehat dan terjaga kondisi stamina tubuhnya. Karena tubuh akan memproduksi antibody dalam menanggulangi serangan teroris virus tubuh. Seperti bersin setelah makan makanan tersebut, atau hidur meler kayak es teler setelah mengganyang es campur.

Semua ada penyelesaian dan cara untuk cepat terlepas dari serangan tersebut. Kalau nenek saya pernah berkata, Mensana in copore sano. Yang berarti, didalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang belum tentu sehat. Halah... Itu hanya plesetan saya saja. Takut kalau nanti ada yang kurang berkenan dengan penjabaran saya. Yang benar adalah Didalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat.

Trus apalagi ya??

Comments

  1. di dalam otak yang pintar, terdapat pikiran yang jernih.
    wkwkwk :D

    salam kenal darri saya. :)

    ReplyDelete
  2. vulgar................ :D

    ReplyDelete
  3. yup, pepatah itu seratus persen benar, kalau tubuh sehat pikiran pasti akan sehat ;)

    ReplyDelete
  4. wahhh...
    semuanya emang pada manstabs...!!
    Hidup Ponorogo!!

    ReplyDelete
  5. saya lebih suka memakan makanan tradisional kang
    terserah mau dibilang katrok atau apa tapi saya memang tak nyaman memakan makanan ala barat itu

    ReplyDelete
  6. saya suka semua!!
    mau desa,kota,indo,barat,cina,jepang..yang penting halal.that's it

    salam,
    ~BikDei~

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts