Kasih sayang seorang ibu

Kemarin saya pulang mudik ke rumah, setelah beberapa hari belum bertemu dengan masakan rumah yang memang mempunyai rasa dan ciri khas berbeda.

Kebetulan sampe di rumah, Ibu memasak makanan yang menjadi favoritku. Makanan ikan laut dan tawar. Menu ikan telah membuat mulutku berhenti melahap semua makanan yang tersedia di meja makan. Lansung aja santap sampai tulang!!!

Ikan tuna dan Lele menjadi menu makan malamku, sambil melahap makanan tiba-tiba kakiku merasakan sentuhan sesuatu. hehehhe Sentuhan yang sepertinya membuat geli hehehhee...

Ternyata seekor kucing berwarna putih dan merah di bagian kepalanya. Itu kucing masih imut-imutnya. Kayaknya masih baru beberapa minggu atau hari terlahir ke Bumi. *) lebay banget yak...??  Emang dari dahulu saya gemar dan suka memelihara mahkluk berbulu ini. Apalagi saat capek pikiran, ada teman kucing yang bisa di ajak bermain. Gemes deh ngeliat perilaku kucing itu kesana kemari ga jelas. hmmmm...

Disinilah saya merasakan sensasi yang telah lama tak tersentuh. Sensasi apakah itu???

Pernah waktu SMP saya memelihara seekor kucing berwarna "klawu" (kalo orang jawa bilang). kebetulan kucing tersebut berkelamin betina. Awal saya menemukan kucing itu ketika di rumah banyak banget tikus berkeliaran. Apalagi Ibu mempunyai keseharian yang membutuhkan kebersihan dan bebas gangguan binatang pengerat ini. Nah, saking jengkelnya si Bapak sampai marah-marah. (loh kenapa kok jadi Bapak yang marah-marah??? karena bajunya jadi berlubang karena ulang binatang berdarah panas itu!!!) hehehhehe

setelah mengobrak-abrik seisi rumah, bapak menemukan dimana biasanya tikus-tikus tersebut bermarkas!!

Langsung aja, persiapkan peralatan pembantaian tikus!~! Penthungan, senjata tajam, minyak tanah, dan sedikit keberanian tentunya. Jujur aja nie, saya paling jijik dengan hewan berkaki empat dan cepat beranak pinak itu. hhihihihi bukan takut, tapi sekali lagi GELI....

Edian tenan, satu kalimat yang keluar dari mulut saya. Itu tikus gede bener deh!!! satu tertangkap dan gerakan pentungan saya tepat mengenainya... WAH, hari ini memang menjadi pembantaian!!! tapi demi kemarahan bapak dan ibu karena gangguan hewan itu membuatku semakin semangat!!!

Disini saya mendengar suara kucing yang sepertinya kelaparan.  Langsung saja saya keluar rumah dan menemukan darimana suara kucing itu berasal.

Alhasil saya menemukan kucing itu dengan bentuk yang sama sekali tidak terawat. Kasian bener dah!!! tanpa berpikir lama, kudekati dengan sangat hati-hati. Mirip dengan sang penakluk hewan yang sering muncul di televisi itu deh!!! Sampai kucing itu berada di dekapanku, langsung aja saya bawa pulang dan dimasukkan ke dalam ruangan gudang dimana menjadi markas tikus. Wahhhh.... kucing itu pintar banget, hampir semua tikus-tikus besar di sapu abis!!! Kurang lebih 4 induk dan beberapa anak tikus tertangkap oleh kucing kampung temuan saya.

Setelah kejadian itu, kucing kampung yang tak terawat tadi menjadi sering berkunjung ke rumah. Ya kebetulan di rumah banyak makanan sisa dari katering pesanan ibu, rejeki deh buat kucing. Seiring waktu, jadi tambah sayang deh dengan tu kucing. Setiap 3 hari sekali tak mandiin pakai sampo, hahahhaha... mirip manusia aja deh. Setelah mandi di andukin sampai kering trus di jemur deh... Wangi deh kucing itu!!

Ops, lanjut ke awal topik saya kali ini....

Ternyata seorang ibu berharap yang terbaik untuk anak-anaknya, tak sedikitpun berharap apa yang telah di berikan akan kembali. Sungguh sifat manusiawi seorang Ibu pantas mendapat ruang khusus di hati anak. Hal serupa dapat saya lihat dan saksikan sendiri, betapa terjaganya seekor induk kucing betina mengawasi anaknya saat makan. Dia rela memberikan kesempatan dahulu kepada sang anak untuk dapat mengisi isi perutnya. Hal ini yang menjadi pikiran saya, ternyata kucing juga memberikan kasih sayang seperti halnya manusia.
Pernahkah anda yang membaca blog ini mengalami kejadian, saat bertanya kepada Ibu??? Misalnya begini, "Ibu masak apa hari ini??? Ibu sudah makan apa belum???"

Untuk kebahagiaan dan demi anaknya, beliau pasti menjawab "sudah nak, di dalam lemari ada 1 porsi ayam dengan lauk sambal. Tadi bapak dapat dari pertemuan desa."

Seperti inilah, jawaban seorang ibu yang tak ingin melihat anaknya kelaparan... *) Oh Ibu, aku cinta kamu selamanya!!! jadi sedikit cengeng deh....

Bila saat ini Ibu kita masih ada dan selalu memberikan apa yang bisa beliau beri untuk anaknya, Katakan sekarang juga!!!

IBU, aku minta maaf bila sampai saat ini masih mempunyai kesalahan dan kurang sopan dalam menghormatimu. Sungguh semua itu bukan aku yang sebenarnya, melainkan cerminan sikap burukku yang tak ingin ku terus memeliharanya. Ibu, AKU SAYANG KAMU!!
Saya ga peduli dimana dan sedang apa anda sekarang!!! Katakan sekarang atau tidak sama SEKALI!!!

Sampai malam ini, saya mendapat sms dari bapak. Apa kata beliau???

"Di, kamu lagi sibuk apa tidak??? kalau ga, pulanglah... Ibu tadi beli masakan padang. Otak sapi dan rendang. Itu katanya untuk kamu."

Saya kembali berfikir dan berdoa, Ya Allah... Berikanlah usia panjang untuk kedua orang tuaku... Semoga sampai waktuku mampu membuat keduanya tersenyum ketika kutemukan pendamping hidupku selanjutnya.

Sungguh pengorbanan mereka pantas kita balas dengan kebaikan dan lapang. Semua tak pernah lepas dari sentuhan tangan hebat seorang IBU!!! Ingat, Tiada orang lain yang mampu melakukan hal demikian KECUALI IBU KANDUNG!!! kalaupun ada, sangat kecil kemungkinannya!

Semoga, kedua orang tua kita mendapat tempat paling indah di akhir masanya kelak. Amin.

Comments

  1. ibu adalah seorang pahlawan bagi tiap anaknya ;)

    ReplyDelete
  2. Aku terharu membaca postingan ini,,, Apalagi Bapak Q yang telah tiada, Aq sangat Sayank kepada Ibu Q....

    ReplyDelete
  3. jadi sedih, aku jadi rindu ibu saya di alam sana :(

    ReplyDelete
  4. dah beberapa blog yang aku kunjungi bercerita mengenai ibu, pokoknya the best lah...
    kucing.. jadi kangen kucing dirumah... hahaha..

    ReplyDelete
  5. Ibu adalah teman untuk semua aktifitas sehari-hari.
    doa dan semua petuahnya sebagai penerang jalan kesuksesan anaknya.

    ReplyDelete
  6. uh sedih banged jadinya :(
    aku inget mami ku drmah cz skg aku lgi pkl nd jauh dari orang tua ..
    SAYANG MAMI SELALU .......

    ReplyDelete
  7. Semoga semakin tambah sayang dan cinta mami yah Dyah...
    salam kenal..

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts