Pakaian sebagai identitas diri

wah, sepertinya blog ini sudah lama tak menjadi curahan bagi saya... seperti rumah tak berpenghuni. heheheh

Sekitar 3 bulan tidak ada tulisan baru, ataupun pengalaman menarik yang mungkin bermanfaat bagi pembaca sekalian. Ya, sebenarnya sih pengin cepet-cepet nulis banyak dan menjadi top hit pencarian di google. Tapi sepertinya waktu yang membatasi semuanya, Aktifitas menyibukkan diri tetap menjadi alasan utama dan menjawab pertanyaan beberapa teman yang membaca tulisan blog ini... hehehehe

Ok, untuk kali ini saya ingin mengajak pembaca menciptakan suasana tenang, rileks, santai, dan sedikit lupakan masalah atau segala macam tanggungan yang belum selesai.

ambil nafas, siapkan minuman pendukung, handuk atau perangkat apapun yang dapat membuat anda nyaman. hehehe...

Sudahkah anda hari ini menebarkan senyuman??? atau melihat sesuatu yang dapat membuat anda membuka lebar mulut anda (bukan mengantuk loh ya...)???

Kalau belum, mari ketawa bareng-bareng... ikuti saya yah... setelah hitungan ke tiga semuanya ketawa... bebas deh mau lebar, tipis maupun setengah-setengah terpaksa,... (membayangkan, gimana sie senyuman setengah-tengah itu??? hehhehe)

Satu, dua, tiga...,. hahahahhahahahha.... hahahhaha... hahahaha.... hahahahhaa.... (ini sebenarnya penulis atau pelawak sieh???)

Nah, sudah anda lakukan???

kalau belum, saya tunggu 10 detik deh untuk sekedar membuka rongga mulut anda.

Bagi anda yang sudah melakukannya, saya ucapkan SELAMAT!!! anda telah menambah usia dan masa tinggal anda di dunia... (waduw, kayak dukun aja nieh mas e... hahaha)

saya ingin menyampaikan "Semua yang berada di diri seseorang merupakan identitas." (koreksi saya jika kurang tepat.)

Kemampuan menerawang dunia gaib, makan sehari 5 kali, pandai memotret, desain, menyanyi, servis, atau apapun tentang bidang anda, merupakan nilai lebih tersendiri dan belum tentu dipunyai oleh teman, saudara, atau orang-orang disekitar anda. Hal ini sebagai tanda pengenal anda kelak bila terus ditekuni atau digali semakin dalam, betapa luar biasanya kekuatan dalam diri anda sesungguhnya. Bagii anda yang masih belum menemukan kemana arah potensi dalam diri, jangan takut atau bimbang... masih ada banyak waktu untuk menjemput dan meraihnya. Belajar menghargai apa yang sudah didapatkan atau kata lainnya bersyukur, memicu cepat pencarian diri anda lebih lanjut. Karena apa???

Seperti berjalan setapak demi setapak dilalui dengan penuh kerelaan akan capek dan segala macam apa yang telah dikeluarkan. (mungkin uang ratusan juta, tenaga pikiran, sawahnya simbok, sapinya pak'e atau semuanya deh.... ) Bila anda merasakan kedamaian, kesenangan atau bahkan tanpa beban, pasti perjalanan anda terasa menyenangkan... Beda halnya dengan bila anda kurang menikmati perjalan tersebut, banyak mengeluh, penyesalan dsb, pasti perjalanan anda tidak menyenangkan sama sekali. Makan ga nikmat, tidur ga nyenyak, dan semua keenakaan itu hilang tak berasa.

Pilih warna pakaian favorite anda, warna, jenis kain, pernak-perniknya, kancing baju, kolaborasi warnanya dll.

Setelah anda sudah mendapatkan bahan pakaian, selanjutnya pilih tukang jahit kepercayaan di kota tempat anda tinggal. Kepercayaan disini yang saya maksud adalah penjahit yang mengerjakan pakaian pesanan anda dengan hati. (wah.... mas-mas sebentar, menjahit kok pakai hati maksudnya gimana nieh>??? ga jelas banget!!!)

Maksudnya, penjahit yang memberikan pelayanan menarik dan sesuai dengan pilihan anda, hingga anda percayakan ke penjahit tersebut. Bila anda mempunyai impian menjadi seorang penjahit profesional, anda juga dapat belajar dari penjahit kepercayaan anda tersebut. Lihat, cermati, apa yang beliau kerjakan step per stepnya.

Untuk masalah biaya dan keperluan pakaian anda, lebih bijak kalau di sesuaikan dengan kemampuan dompet anda. Seberapa banyak kapasitasnya. Pikirkan dengan matang. jangan asal melangkah tanpa ada rencana keuangan yang jelas... gimana ntar kalau tiba-tiba di perjalanan anda kehabisan bekal??? hayooooo... sisakan manajemen keuangan anda di dompet.

Sebelum meninggalkan tempat penjahit, anda wajib menanyakan... "berapa lama pakaian anda jadi???" sebenarnya ini tinggal diri kita sebagai orang yang menjahitkan kain, kapan datang ke penjahitnya... kalau kebutuhannya agak lama, pasti datangnya ke penjahit direncakan lebih lama sebelum pakaian anda pakai. Kapan target anda??? Jawabannya ada pada diri anda masing-masing. Tinggal seberapa kebutuhan dan pentingnya... kembali pada diri sendiri. (kalau bingung, ntar misscall saya yah...!!!)

Pakaian siap dipakai kapan saja, tentu setelah anda mengambil dari sang penjahit. Anda mendapat manfaat, tukang jahit pun mendapat kerjaan... Impas kan???
Belum.
Masih ada yang akan anda lakukan.... tapi sepertinya tulisan saya sudah panjang dan besar... eh banyak maksudnya...
Jadi, lain waktu disambung lagi deh....
Seneng bisa berbagi bareng kalian....
Terima kasih kawan.

Salam bahagia.... Pardi.


oiya, sekedar info nieh...

Bagi anda penggemar kopi, ada sebuah blog yang mendedikasikan dirinya sebagai wadah pecinta kopi di penjuru dunia. Kalau ga suka kopi mendingan jangan klik ini deh... ok???

Comments

Post a Comment

Popular Posts