Pameran produk UKM Ponorogo, niat ga sih??

Pameran merupakan sebuah kesempatan terbaik kepada para pelaku dunia bisnis, jasa, untuk mengenalkan produk unggulan mereka.

Sedikit koreksi atas pelaksanaan, Pameran Industri Kecil dan Produk Unggulan Ponorogo beberapa waktu yang lalu. Sebagai pengalaman pertama dalam dunia pameran (peserta), saya merasakan adanya kekecewaan akan acara tersebut.

Pertama, Dari segi tata ruang Pameran.

Ruang yang digunakan cukup PANAS, hal ini terjadi dikarenakan tidak adanya fasilitas penyedot udara dengan baik.

Pembagian tempat peserta terkesan tidak merata, ada sebagian peserta yang mendapatkan akses pengunjung dengan baik tapi ada juga yang tidak. Lalu lalang pengunjung pameran terpecah karena adanya peserta di sisi kanan kiri jalan pameran.

Tempat terlalu dipaksakan. Adanya Pameran selain Produk Unggulan menjadikan ruang semakin sempit. Peserta pameran tidak dapat dengan leluasa menata dagangannya.

Akses  masuk Gedung. Akan lebih baik bila dapat dibuat satu pintu untuk masuk dan keluar.

Kedua, lokasi sekitar gedung.

Diawal pameran memang sangat bagus penataannya, penerangan cukup menyemarakkan sekitar lokasi. Namun ketika mendekati akhir acara, penerangan sudah dimatikan alias suasana gelap gulita. Misal di sekitar parkir sebelah selatan, diakhir acara, saya menemui sepasang pemuda yang sedang memadu kasih disebelah kendaraan saya. Cuaca yang dingin ditambah lokasi yang mendukung, semakin menjadi ruang khusus untuk berbuat aneh. Setelah saya memasuki kendaraan, mereka segera berbenah dan meninggalkan TKP. ckckckck... kayak ga da tempat lain apa ya???

Pintu utama masuk lokasi pameran. Diakhir acara tepatnya puncak perayaan Grebeg Suro, mulai pagi sampai malam akses tersebut dikunci dengan rapat. Tentu hal ini dapat mengurangi jumlah pengunjung, hari sebelumnya beberapa pengunjung masuk dari pintu utama yang terletak di sebelah barat gedung. Nah, bisa dibayangkan.... apa yang terjadi ketika pintu tersebut ditutup rapat?? Para peserta telah mengajukan protes kepada penjaga pintu, tapi mereka katanya hanya menjalankan perintah atasan, tak berani mengambil resiko tersebut.

Mungkin beberapa unek-unek diatas dapat dijadikan PR untuk para pengelola acara PAMERAN di Ponorogo. Terima kasih.

Comments

  1. semoga tahun depan lebih baik mas,,,

    ReplyDelete
  2. semoga bisa lebih baik lagi ya tahun depan mas

    ReplyDelete
  3. dari tahun ketahun harusnya menjadi lebih baik...

    ReplyDelete
  4. dari tahun ke tahun sama aja OM he he he he

    ReplyDelete
  5. ya begitulah sepertinya. saayang baru kali ini dapat ikut pameran, jadi tidak pernah tahu bagaimana keadaan sebelumnya. suwun kang Unting.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts