Impikan 'JOKOWI' Bupati Ponorogo

Halooo kawan... jumpa lagi dengan saya, P.A.R.D.I. ...
gimana kabarnya?? sehat ya?? semoga sehat selalu untuk menjalani aktifitas sehari-hari.

Kali ini saya tergelitik dengan panutan seorang pemimpin daerah, dimana peran serta beliau sangat penting. Erat kaitannya dengan kesejahteraan dan perkembangan warga setempat. Saya merupakan pengamat, penikmat sajian/kinerja salah satu pemimpin tersebut. Walupun tanpa titel sama sekali. (jujur tak pernah menyelesaikan proses belajar di kampus) Tak menjadikan obsesi untuk menjadi baik, menurun. Justru malah semakin membara.

Topik kali ini sedikit hangat, semoga dapat dijadikan wacana yang baik untuk masyarakat.


Saya tinggal di sebuah daerah yang sangat kaya, daerah dimana semua dapat dinikmati dengan sangat-sangat murah. 100 ribu selembar dapat untuk mentraktir makan 30 orang, cukup dengan menu nasi pecel plus wedang teh. Eitttt... tapi tidak semua warung loh ya?? kalau harga segitu kayaknya masih dapat dinikmati di pinggiran kota.

Daerah ini cukup luas. Terdapat pada jalur lalu lintas industri dan hasil bumi. Ratusan truk pengangkut hasil bumi melintasi daerahku ini. Mereka datang silih berganti dari arah TulungAgung, Wonogiri dan Pacitan. Apakah cukup hanya sebagai lalu lintas saja??

silakan tentukan jawabannya, setelah itu dapat dilanjurkan untuk memikirkan peluang apa yang dapat digali dari daerah ini.
Joko Widodo, begitulah nama lengkapnya. Seorang pemimpin yang lahir 49 tahun yang lalu di Surakarta. Bagi orang yang belum pernah tahu beliau, pasti akan sulit membedakan antara seorang Walikota atau rakyat biasa. Penampilannya cukup sederhana dan terkesan biasa, inilah dia... Walikota Surakata.

Pertama kali bertemu dengan beliau adalah saat acara Sharing Online Lan Offline (SOLO) beberapa waktu yang lalu. Beliau hadir dengan menggunakan setelan jas bewarna hitam dengan sedikit nampak kemeja putih. Bersama beberapa ajudan dan pejabat daerah Surakarta.

Ini merupakan sebuah bukti kongkrit seorang pemimpin! Disisi lain masih banyak tugas yang harus dikerjakan, namun ada waktu yang terbagi dengan baik. Jempol  "like this" untuk Bapak Jokowi!

Mungkin penjelasan saya diatas hanya sebagian kecil yang nampak saya lihat, search google.com sejenak...

Wow, ternyata banyak sekali informasi tentang beliau. Mulai dari S o s o k: Joko Widodo dan Misi Mengorangkan Wong Cilik, Joko 'Jokowi' Widodo: Changing the face of Surakarta, Inilah Tips Joko Widodo Menata PKL di Kota Solo dll.

Menurut Wikipedia, pemimpin dengan nama lengkap Ir. Joko Widodo ini lahir di Surakarta, 21 Juni 1961. Awalnya banyak yang meragukan pencalonan dirinya sebagai Walikota Surakarta, karena kurang sesuai dengan kesehariannya yaitu sebagai pedagang mebel dan taman. Namun setelah setahun berjalan, banyak gebrakkan yang dilakukan oleh beliau. Warga Surakarta pun percaya dengan pembangunan yang dilakukan oleh Joko Widodo.

Di topik kali ini, saya sengaja memposisikan Joko Widodo sebagai Tokoh Revolusi Indonesia! Seandainya para pemimpin lain seIndonesia seperti dia, wow... apa yang terjadi?? Nggak usah banyak-banyak, 10 orang seperti Jokowi, saya yakin negara ini berkembang dengan pesat.

Sama halnya impian saya untuk menjadikan beliau sebagai Bupati Ponorogo. Sosok seperti beliau sangat dinantikan di kota yang terkenal Reyog nya ini. Namun yang menjadi pertanyaan, apakah sekarang belum nampak sosok seperti Joko Widodo?? BELUM.

Sempat muncul tokoh-tokoh fenomenal di Ponorogo, namun masih jauh dibanding dengan Joko Widodo. Besar harapan saya sebagai warga masyarakat Ponorogo, untuk mewujudkan Pemerintahan yang bersih, adil, mengorangkan wong cilik, pembangunan yang merata, menggali potensi alam dll. Semoga dapat terwujud secepatnya. Jangan sampai menunggu 10/15 tahun lagi, hingga ku mendapat kesempatan mencalonkan diri sebagai BUPATI PONOROGO.

#Tolong dicatat teman-teman, ini impian dan harapan saya.

(Slahung, 20 April 2011)

Comments

  1. hidup Bapak Taman Nasional Indonesia!!
    Kami semua cinta Pak Jokowi!!

    ReplyDelete
  2. Haha, patut diingat bahwa karakteristik kota solo dengan ponorogo tentu beda. Kalo beda, pendekatan yang Pak Jokowi lakukan di solo gak bisa langsung diterapkan di ponorogo. :)

    ReplyDelete
  3. hmmmm, iya benar sekali... cara Jokowi tak bisa di aplikasikan di Ponorogo, namun sosok seperti beliau yang dapat diterapkan dimana saja.
    ya untuk masalah pendekatan itu sisi tekhnisnya saja...

    ReplyDelete
  4. jadi ingin berkunjung ke daerah mas...saya suka intip yang dari kerak nasi itu

    ReplyDelete
  5. saya tunggu kunjungan sodara...

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts