Volunter Wonopuro membenahi jaringan listrik korsleting

Di daerah ini, dihuni oleh sekitar 30KK. Terletak di kecamatan Jambon, desa Sidoharjo tepatnya di lereng pegunungan Rajekwesi. Sampai saat ini, listrik belum masuk dengan sempurna. Masih menggunakan jaringan listrik sederhana, satu meteran terletak jauh sekitar 3km dari pemukiman warga. Dengan daya 1200 watt, listrik mengalir ke rumah warga untuk kebutuhan hiburan dan penerangan. Hampir setiap rumah mempunyai televisi, ketika siang hari warga menyalakan musik dengan volume tinggi, mirip seperti saling saingan kualitas suara soundnya. hehe...

 Listrik memang menjadi kebutuhan penting bagi warga di Wonopuro. Untuk mendapatkan jaringan listrik ini, warga mengumpulkan dana swadaya hingga puluhan juta. Jaringan sederhana yang terpasang di rumah warga merupakan hasil kesepakatan bersama. Nah, dikarenakan menggunakan jaringan yang kurang layak, disaat hujan tiba sering terjadi korsleting listrik. Kabel ke rumah putus atau ada jaringan yang kena robohan pohon. Bayangkan saja, jarak kabel dari meteran sejauh 3 kilometer dengan menggunakan tiang kecil dari bambu dan beberapa besi. Tidak menuntup kemungkinan mudah roboh. Pada video ini adalah upaya dari seorang volunter Wonopuro bangkit dalam membenahi jaringan listrik yang korsleting.

Saat ini, sudah ada upaya dari pemerintah Ponorogo dalam rangka mewujudkan jaringan listrik yang mumpuni untuk daerah Wonopuro. Beberapa tiang besar sudah berdiri tegak di sepanjang jalur 3 kilometer tersebut. Mudah-mudah dalam waktu dekat, sudah dapat dialiri listrik dan dapat digunakan warga Wonopuro. Amiiiien.

dokumentasi lawas @pardicukup @ponorogozone

Comments

Popular Posts